Melukis Rindu

Kini, dering telepon bagaikan lonceng surgawi yang membahana di dada. Tak ada lagi yang malas mengangkat, semua berlomba untuk menjadi pendengar pertama. Suara di ujung telepon laksana guyuran hujan yang membasahi tanah kering. Baru tiga hari memang, namun kerinduan akan dirinya tak terlukiskan dengan gambaran indah sang maestro, atau rangkaian kata-kata indah sang penyair. “Kok […]

Melukis Rindu

Kini, dering telepon bagaikan lonceng surgawi yang membahana di dada. Tak ada lagi yang malas mengangkat, semua berlomba untuk menjadi pendengar pertama. Suara di ujung telepon laksana guyuran hujan yang membasahi tanah kering. Baru tiga hari memang, namun kerinduan akan dirinya tak terlukiskan dengan gambaran indah sang maestro, atau rangkaian kata-kata indah sang penyair. “Kok […]