Di Hujan Itu

hujan2

Di hujan itu aku melihatmu, Menatap dingin air yang jatuh. Kusapa engkau dengan senyumku, Namun hanya desahan yang terucap. Di hujan itu aku melihatmu, Berlari menentang air. Butir-butir hujan yang menjatuhimu, menyamarkan derasnya air mata akankan hujan meluruhkan dukamu ?

Sketsa Pagi

Pagi datang bersama ceritamu, Desir angin membisikkan rindu. Mentari bersinar, membakar asa. Menemani langkah pengejar impian. Pagi datang menggantikan kelam, Menukar perih, memberikan keceriaan. Matahari tersenyum, menghangatkan raga. Nikmati pagi dengan aksara, Yang akan menjadi catatan sejarah. ***** Selamat ulang tahun, Chairil Anwar. Puisi-puisimu akan selalu menjadi legenda. Selamat Hari Puisi Nasional, Indonesia. Tanpa aksara, […]

Laksana Mata Hati

    Hari ini, harimu. Dalam setiap hembusan napas, merindukan dirimu. Dalam setiap bait doa terselip namamu. Dalam setiap langkah, terjejak wajah dan senyummu. Berharap kelak tercapai semua impian, Negeri seberang yang menjadi dambaan. Duhai mata hati, penyejuk sanubari, jangan buang airmatamu untuk rasa iri. Penuhi hatimu dengan cinta dan sayang, Tak kecuali untuk para […]

Aksara Bermakna

Andai aksara menjadi kata-kata terucap, Akankah tercipta afirmasi samara? Andai aksara merajut mimpi, Mungkinkah menjadi kenyataan? Salahkah hati yang tak sesuai perkataan. Dalam hening, ke mana rindu berlari? Menuju deretan aksara, menuliskan kata-kata pengikat? Merangkai aksara bermakna, penyejuk sukma. Dalam hening, adakah terselip rindu dalam setiap hembusan nafas? Sedikit rindu, sedikit asa, tanpa pemaksaan. Mengapa […]

Senandung Alam

Jejak demi jejak menorehkan kenangan, Bait-bait mencipta asa menembus cakrawala. Pada awan tersemat gulana, beriak merengkuh bayangan, Malam datang bersama bulan, bintang, dan asmaradana. Bulan bersinar pada lautan asa, meletupkan impian, Berharap bintang menuntun  sukacita. Malam berjalan meninggalkan pekat, meninggalkan rindu. Matahari datang bersama hujan, mengesah. Berharap waktu diam, tak bergerak, tak berpindah ruang. Jejak […]

Imaji #Insomnia

Tengah malam di twitter:  Kelam yang luruh dalam dengkuran #Imaji Gayung bersambut oleh @salman_faris:  Menyatu dengan nafas yang lelah akan hidup ini #Imaji Lalu jadilah:  Lelah menanti asa yang tak berujung #Imaji Asa tak pasti akan kenyataan ini dan hanya #Imaji tak bertepi jika tak bertepi, luruhkan dalam kelam #Imaji Kelam itu kian menjadi, bahkan […]